Posted in: puisi
( Siapa yang tau bahwa aku rindu
Rindu yang mengharu biru )
Terakhir aku terbangun dan mendapatkanmu menatap aku
hampir 10 bulan yang lalu
Masih sama seperti bertahun-tahun lalu
Dirimu masih saja memberikan senyum terindahmu
Menyapa aku : sayaaaang bangunlah temui aku hari ini dengan segenap rasamu
Sedikit enggan…masih ngantuk….uuuughht..
Tapi dirimu tak mempedulikannya
Tetap saja memerciki aku dengan senyum dan sapamu
Dan beberapa hari ke depan ini kau berjanji akan menemuiku lagi
Dalam remang pagi buta…..
Ku harap dirimu masih menyimpan senyum untukku
mm…..mm….ya aku merasa memang kehilanganmu
kau meninggalkanku tanpa memperdulikan air mata yang ku urai untukmu
aku masih menyimpan rinduku
rindu ini hanya untukmu
dalam harap dan cemas aku selalu menantimu
tuk temui aku dengan cerita indahmu
tentang harum wangi semerbak
tentang semilir angin di padang lalang
tentang manisnya nectar
di syurga
ingin aku terlelap dalam dekapan damaimu
meniti hari menembus cakrawala menggapai bintang
aku menunggu, menanti, berharap
bila esok dirimu datang akan aku berikan semua yang terindah
agar dirimu tak lagi pergi meninggalkan aku ( mungkinkah )
selamat datang……engkau yang kurindu
marhaban ya Ramadhan
( aku ingin sepanjang bulan selama hidup adalah Bulan Ramadhan )
dalam penantianku menunggumu
lembah hijau 6 agustus 2009 20.09