warna warni hidupku :D
August 13th, 2009 at 6:32 pm
Posted By: qayahati
Posted in: puisi

( Siapa yang tau bahwa aku rindu
Rindu yang mengharu biru )

Terakhir aku terbangun dan mendapatkanmu menatap aku
hampir 10 bulan yang lalu
Masih sama seperti bertahun-tahun lalu
Dirimu masih saja memberikan senyum terindahmu
Menyapa aku : sayaaaang bangunlah temui aku hari ini dengan segenap rasamu

Sedikit enggan…masih ngantuk….uuuughht..
Tapi dirimu tak mempedulikannya
Tetap saja memerciki aku dengan senyum dan sapamu

Dan beberapa hari ke depan ini kau berjanji akan menemuiku lagi
Dalam remang pagi buta…..
Ku harap dirimu masih menyimpan senyum untukku
mm…..mm….ya aku merasa memang kehilanganmu
kau meninggalkanku tanpa memperdulikan air mata yang ku urai untukmu

aku masih menyimpan rinduku
rindu ini hanya untukmu
dalam harap dan cemas aku selalu menantimu
tuk temui aku dengan cerita indahmu
tentang harum wangi semerbak
tentang semilir angin di padang lalang

tentang manisnya nectar
di syurga

ingin aku terlelap dalam dekapan damaimu
meniti hari menembus cakrawala menggapai bintang
aku menunggu, menanti, berharap

bila esok dirimu datang akan aku berikan semua yang terindah
agar dirimu tak lagi pergi meninggalkan aku ( mungkinkah )

selamat datang……engkau yang kurindu
marhaban ya Ramadhan

( aku ingin sepanjang bulan selama hidup adalah Bulan Ramadhan )
dalam penantianku menunggumu
lembah hijau 6 agustus 2009 20.09




August 10th, 2009 at 4:28 pm
Posted By: qayahati
Posted in: puisi
from www.tutur-hati.blogspot.com
Jangan cemburu bila aku berkata hati ini hanya aku yang punya
Dan duniaku adalah hatiku ini
Dengarkan hatiku ini
Kemanapun aku pergi hanya dia yang temani aku

Luka, perih, pedih bahkan saat kekasih pergi
Hanya ada hatiku ini
Hanya dia yang aku punya
Dia yang aku jaga dari kontaminasi dunia
Ku jaga bagai pualam
Ku letakkan pada tempat teristimewa dalam dadaku
Cukup
Kau tak boleh memprotesnya
Atau merenggutnya hanya tuk sekedar dapat perhatian dariku

Sebenarnya sekeping hati ini ingin ku berikan padamu
Yang mungkin mampu menjaganya dari debu dan goresan
Yang mungkin mau melindungi dari kejamnya dunia
dan yang mampu memberikan kelembutan seperti embun di pagi hari
atau seperti merdunya gemericik air telaga
????? ??? ????????? atau seperti hangatnya sinar matahari

Bila mampu atau menyanggupinya
bila tidak
Maaf
Sekeping hati ini akan aku berikan
kepada siapa yang mampu manjaganya
yang mau melindunginya
bukan hanya itu
akan ku berikan jua seluruh detak jantung dan waktuku
bahkan seluruh hidupku
untuknya
tuk bangun sebuah istana Kristal indah
dimana aku akan berbahagia di dalamnya
selamanya

( bersediakah dirimu ? hm….)

with love violet
Lembah hijau 21 mei 2009 13.01




April 6th, 2009 at 4:34 am
Posted By: qayahati
Posted in: puisi

KAUKAH ORANGNYA ?


Kepada siapa hati ini akan kulabuhkan ?
Beribu jawaban telah aku berikan di sela desau angin pantai Bintuni
Bertahun telah aku cari dalam dekapan malam di dataran Anggi yang begitu dingin !
Ribuan burung Nuri yang kukejar tak juga dapat memberi jawaban
Siapa orangnya….Kaukah itu ?

Sekian lama kueja rembulan di hamparan ilalang Yougapsha
Sekian lama penyu biru menghampiriku dengan kedip matanya yang sayu
Sementara burung cendrawasih tak pedulikanku menangis malam itu
Aku tersedu diantara karang dan koral putih pantai Manokwari

Sedih aja……
Seperti sedihku saat melihat burung mambruk elok terkapar mati terkena panah
Seperti sedihku melihat rusa terjerat perangkap pemburu
Darah berceceran
Seluka hatiku

Aku tak mau waktu mengoyak perasaanku
Seperti bara api menghanguskan savana di dataran Maruni

Aku ingin berteriak diantara tegarnya hutan-hutan perawan Papua
Sekeras mungkin……
securam tebing-tebing karang Biak yang tetap saja tak bergeming
Seolah selalu menertawakan aku yang terluka

Kususuri jejak langkah kasuari yang mungkin akan dapat membawaku padamu hai orang yang ku cari…..
Tapi ia berlari meninggalkan aku dalam gelap hutan pinus sungai Mupi
Gemuruh airnya menghempas anganku yang liar menerawang
Jejakmu hanya angin lalu

Teramat menyakitkan perjalanan ini
Keluh kesah dan harapku seakan tak berarti
Seperti tak berartinya pertahanan pesisir pulau Mansinam menghadapi gempuran tsunami Januari lalu

Tak ada siapa-siapa
Ku cari
Siapa orangnya….Kaukah itu ?
Mungkin…!!!!!
Hm……
Yang aku takutkan kaulah orangnya yang terlewati oleh waktu karena aku tak menemukanmu saat ini.

( special for man who I’m fall in love )
( mungkin kaulah orangnya yang kucari selama ini )

Keterangan :

  • Bintuni adalah kabupaten pemekaran dari Kabupaten Manokwari Papua Barat
  • Anggi adalah distrik di Kabupaten Manokwari, tempatnya berada di dataran tinggi dengan suhu sekitar 10 derajat Celcius
  • Yougapsha adalah dusun kecil di daerah kecamatan Demta Jayapura Papua
  • Maruni adalah dusun yang berada di Kab Manokwari
  • Biak adalah Kabupaten yang berada di Papua
  • Pulau Mansinam adalah pulau kecil di perairan dangkal Manokwari.