warna warni hidupku :D
July 27th, 2010 at 7:54 pm
Posted By: qayahati
Posted in: Diary,puisi

(Untuk yang kedua kali aku menulis kata-kata ini :

Ini adalah sebuah catatan yang sudah membuka mata batinku siapa sebenarnya dirimu
dan ini harus ku ungkap sebagai rasa penyesalanku atas kehadiranmu beberapa waktu lalu )

aku ingin menikmati apa yang ada dalam dadaku
dimulai ketika aku berusaha mengetuk pintu hatimu untuk yang ke2 kali..kau diam saja. dan aku mulai berpikir bahwa kau akan berpindah ke lain hati

tapi itu tak kupedulikan. bukankah baru 30 hari lalu kau mengatakan padaku bahwa kau cinta aku…

aaah…manalah mungkin hatimu akan berubah sedemikian cepat….
lalu aku mulai membolak-balikan masa membacanya sediki-sedikit saja…

beberapa kata sempat membuatku tersenyum dan berteriak…
orang yang berlalu lalang menengok padaku dan bergumam “dasar gila !”

yeaaah it’s me….siapa yang peduli…

biru sempat berkata padaku…vio kembalilah dia tak tepat..hehe..ru..biarlah aku berasik masuk dengan keadaan indah ini…

aku tetap tak peduli apakah kau masih mengijinkan aku untuk lebih mengenalmu..aku mulai mempertimbangkannya ketika rasa percayaku padamu adalah kebenaran mutlak yang harus aku terima…tanpa ada embel-embel tetapi….

hm…baiklah semua itu akan kita bicarakan pada sebuah percakapan hangat dan mesra ketika kelak kita bertemu ya…yang mungkin akan bisa terwujud 2 ato 3 minggu kedepan atau bahkan sama sekali tak akan pernah menjadi kenyataan sampai kapanpun….

jika demikian adanya apakah layak aku berkata bahwa kau tak cukup penting untuk ku ?

aku berusaha menterjemahkan apa yang ada dalam perkataanmu
karena suatu kesalahankah pertemuan kita ini ?

uuuh bergelas-gelas tanda tanya telah aku minum
apa yang kau rasa ?

pahit ?
getir ?

aah tak perlulah itu kau rasa
sudah berikan saja padaku…bukankah itu yang kau inginkan

aku telah belajar banyak pada dunia..dunia tawamu..dunia diammu dan dunia hatimu…

aku hanya tertawa ketika kau menyodorkan 2 buah benda, madu dan sebilah pedang…tak usah kuatir..apa yang akan aku ambil ( aku tau apa yang kau inginkan !) aku mengambil pedang yang akan ku gunakan untuk harakiri…biar ku tikam jantungku sendiri agar kau tetap beroleh madunya tanpa setetespun berkurang

lalu aku diam….lalu kau diam
biarlah angin yang menterjemahkan kata-kata kita…

ooowh…bagaimanakah melenyapkan kesalahan atas kejadian ini
bisakah waktu berulang tanpa kesalahan yang sama kulakukan seperti saat ini yaitu karena aku pernah mengenalmu…

20 juli 2010 0.27




1 Comment
  1. kata2 nya indah banget mbak…..lumayan bikin aku haruuu, semoga mbak ku bisa sabar yah….

    Comment by sarah — 29/07/2010 @ 10:38 am

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment