posted by qayahati* on Apr 26
From Biru
Aq tak tau siapa ia
Ia menghubungi YM-qu
Bahagia mendapat teman baru
Tapi ia begitu misterius, namanya saja aq tak tau
Aq memanggilnya biru karena ia ingin aq memanggilnya biru
Yeah you is blue coz biruituaku
Ternyata dia seorang wanita luar biasa yang pekerjaannya rada aneh ( menurutqu )
Pekerjaan yang terkadang harus bersinggungan dengan bahan – bahan yang sering digunakan oleh TNI dan bahkan oleh terorist.. hehehe ( hm…apakah ini bentuk emansipasi wanita )
Dia seorang surveyer pertambangan yang baru-baru ini menangani proyek pertambangan di Medan
( wuiiiih….bener2 luar bisakan )
Biru….boleh qu ekspose gak dirimu ?…….
Oya beberapa hari lalu…..aq mendapat email darinya tentang mahluk yang bernama PEREMPUAN ( masih dalam suasana hari kartini nih kayaknya cocok banget )
Ini isi emainya :
Perempuan…
Sedikit tertatih, ah bukan sebenarnya dapat dikatakan terseok – seok. Perempuan melangkahkan kakinya di jalanan berbatu yang sedikit beraspal.
Dari kakinya yang hampir melepuh tanpa alas mulai berdarah. Di atas bahunya yang hampir renta perempuan memikul sekarung beras, butuh sekitar 3 kilometer untuk mencapai sebuah pasar. Tapi, karung beras itu bukan milik perempuan. Perempuan terlihat letih. Perempuan hanya membawakannya, dan upahnya hanya secangkir beras.Perempuan tersenyum dengan satu cangkir beras di tangannya.
———–
Perempuan…
Warna mencolok dari pakaian perempuan kecil. Rambut tergerai dengan pita warna – warni. Dari bibirnya terlontar “Bunda, aku mau kembang gula warna pelangi itu” sambil menunjuk deretan kembang gula warna – warni.
“satu saja sayang, nanti gigimu rusak” Sahut Sang Ibu dengan lembut.
“iya Bunda, aku kan sudah janji akan rajin gosok gigi, jadi gigiku akan selalu sehat” jawab perempuan kecil dengan polosnya.
Perempuan tersenyum dengan kembang gula di dalam mulutnya.
——-
Perempuan…
“Hai..temen – temen, pulang sekolah kita ke mall yuuu” ajak perempuan pada teman – temannya.
“Bosen ah, mending kita liat pertandingan basket aja kebetulan putra kan main hari ini” jawab salah seorang teman perempuan.
“Putra? Waaahhh….ok deh” balas perempuan sambil tersipu – sipu.
Di tengah – tengah pertandingan…
Tiba – tiba…
Bbbuuukkk…
Lemparan bola basket terkena pada kening perempuan, dan perempuan meringis kesakitan.
“hadooouuuuuhh,,, sakiiit!!!!” jerit perempuan sambil mengelus keningnya yang bengkak kemerahan.
“Maaf, saya ga sengaja.. kamu ga kenapa – napa kan?” Suara Putra yang tiba – tiba terdengar di telinga perempuan.
“eh.. ga papa kok,, bentar lagi juga sembuh” jawab perempuan.
“Sini saya bantu kompres, kebetulan sekarang sedang rehat dan saya ada kompres dingin untuk keningmu” ujar Putra sambil memasangkan kompres dingin di kening perempuan.
“terimakasih” balas perempuan.
Perempuan tersenyum dengan kompres dingin di kepalanya.
——-
Perempuan…
Seorang laki – laki dengan perawakan tegap, berpakaian rapi dan hmmm…aroma minyak wangi semerbak memenuhi ruang kamarnya. Sedikit berteriak “Maah.. papah pergi ngantor dulu yah”.
“Yaa.. hati – hati pah” sahut seorang perempuan yang kira – kira berumur sekitar 28 tahun menyahut dari dapur.
“Pah, tunggu…” lanjutnya
“Ada apa Mah?”
“Papah lupa, Mamah belum cium tangan Papah”
“Oia, Maaf Mah, Papah sedang nervous buat meeting hari ini”
Laki – laki itupun menjulurkan tangannya.. dan kecupan mesra pun mendarat di kening perempuan, sambil berbisik “ini bonusnya Mah”.
Perempuan tersenyum dengan kehangatan kecupan di keningnya.
———
Perempuan…
“Tuhan, bantu hamba saat ini, permudahkanlah aku dalam segala urusanku”
Sebagian dari untaian do’a perempuan.
Dengan berbalut pakaian putih, perempuan mendengar suara “tenang ya, rileks saja, hirup nafas dalam – dalam, hembuskan perlahan, jangan teriak ya” ujar salah seorang Dokter.
Dengan segenap perjuangan, air mata dan kesakitan yang luar biasa di antara hidup dan mati.
Tak lama kemudian suara tangisan pun hadir di antaranya.
“selamat, bayi anda perempuan sehat dan cantik” ujar si Dokter.
Perempuan tersenyum dengan rasa sakit yang tersisa.
———-
Perempuan…
“Mas, apakabarnya?” suara lembut perempuan terdengar di ujung telepon.
“Aku baik – baik saja, bagaimana dengan kamu?” sahut laki – laki di ujung telepon yang lain.
“aku juga baik Mas, bagaimana rencana besok mas, jadikan Mas datang ke rumah? Ibu dan Ayah sudah menanyakan kepastian hubungan kita ”
“Maaafkan aku, aku tidak bisa datang besok. Aku harus ada tugas di luar kota”
“Baiklah Mas, nanti jika Mas sudah tidak terlalu sibuk, kami menunggu Mas”
“Sampaikan salamku untuk Ayah dan Ibumu ya”
Pembicaraan selesai. Perempuan pun menghela nafasnya.
Keesokan harinya.
Tok..tok..tok..
“Mas..!!!” perempuan terperanjat melihat sesosok laki – laki tegap di depan pintu.
“kamu ngerjain aku ya Mas, ga lucu tau” cubitan kecil yang manja pun mendarat di pinggang laki – laki.
“aku mau buat surprise kamu, dan ini untukmu” ujar laki – laki sambil menyerahkan sebuah kotak kecil.
“apa ini mas?” Tanya perempuan.
“buka saja” jawab laki – laki.
“kunci?, kunci apa ini?” Tanya perempuan.
“aku serahkan kunci ini dan aku ibaratkan itu adalah kunci hatiku, dan aku hanya ingin kamu yang membuka dan mengisi ruangannya” jawab laki – laki.
“Mas….”
Perempuan tersenyum dengan kunci di genggamannya.
————–
Perempuan…
Di depan cermin perempuan melihat wajahnya, terlihat seraut garis – garis tipis di bawah matanya.
“Tuhan, semakin renta tubuhku ini” desahnya.
“Nenek, temenin putri main boneka dong”, terdengan suara perempuan kecil memanggil perempuan di balik pintu.
“iya, sebentar sayang, nenek nanti menyusul ke ruang bermain.. bermainlah dulu sendiri” ujar perempuan itu.
Hari pun berganti, perempuan semakin renta.
Sambil menggenggam sekuntum mawar putih, dan dengan suara parau perempuan berkata..
“Tuhan, hari ini aku siap menuju rumahMU, jemput aku dengan Malaikat SurgaMU, kini aku serahkan semuanya untukMU, bukan untuk suamiku, anakku,cucuku atau siapapun dan apapun. Aku takkan banyak berkata – kata, karena Kau Maha Mengetahui Segalanya”
Angin pun berhembus dengan lembutnya, satu – satu kelopak mawar berjatuhan.
Perempuan tersenyum dengan tangkai mawar yang tidak berbunga.
( berbahagialah wahai mahluk yang diciptakan sebagai perempuan )
May 19th, 2010 at 3:45 am
Salam kenal…
Wah, jauh juga dirimu….
semoga tambah semangat menulisnya