warna warni hidupku :D
July 1st, 2010 at 10:47 am
Posted By: qayahati
Posted in: Diary

Siapa yang ingin bahagia ? sepertinya tak ada orang yang tak ingin bahagia..

Lalu apakah sebuah kebahagiaan akan berarti jika itu di dapat dengan sebuah perjuangan ?

Tentu saja !

Perjuangan seperti apa ?

Perjuangan mangalahkan musuhmu ? atau perjuangan mengalahkan musuh dalam hatimu ? Nafsu !

Apa sih sebenarnya bahagia itu ? Aq mengutip dari beberapa blog yang menulis tentang apa itu bahagia menurut Islam, ini diantaranya :

1.“Kelapangan dada dan mencarinya termasuk tanda-tanda kebahagiaan dan sifat orang-orang yang berbahagia.

Berbuat Baik kepada Manusia Ini adalah fakta. Orang yangg suka berbuat baik kepada manusia dialah orang yg paling berbahagia serta yang paling diterima hidupnya di atas bumi.”

( http://blog.re.or.id/13-kunci-kebahagiaanmenurut-prespektif-islam.htm )

2…………..Lelaki penelpon itu pun menjawab dengan suara yang parau, ‘Mas penyiar, maukah anda bermurah hati memutarkan sebuah lagu untuk pria yang malang itu?’

Kisah ini menggambarkan ada orang yang merasa berbahagia karena menemukan uang dalam jumlah yang banyak tetapi bukan miliknya, sementara ada orang yang menderita karena telah kehilangan uangnya dalam jumlah yang banyak.

Request lagu untuk menghibur orang yang malang bukanlah jawaban. Jawaban yang tepat untuk menghiburnya adalah mengembalikan uang itu kepada yang berhak.

Berbahagia di atas penderitaan orang lain tidaklah menguntungkan buat diri kita. Bagaimana bila kondisi kita yang menderita, tentunya kita juga tidak akan terima bila kita diperlakukan.

Sama seperti halnya lelaki penelpon yang hendak request lagu untuk pria yang malang itu, bagaimana kalo lelaki penelpon itu yang kehilangan uangnya? Tentunya dia tidak akan pernah sanggup menghadapi kenyataan pahit itu.

Kuncinya satu hal, sikap empati terhadap sesama patutlah kita miliki. Berempati terhadap penderitaan orang lain akan mengasah sikap kepedulian kita kepada lingkungan sekeliling kita. ( http://www.mail-archive.com/keluarga-islam@yahoogroups.com/msg23163.html )

3. Kebahagiaan bersumber dari dalam diri kita sendiri. Jikalau berharap dari orang lain, maka bersiaplah untuk ditinggalkan, bersiaplah untuk dikhianati. Kita akan bahagia bila kita bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri,mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain.

Percayalah kepada Allah, dan bersyukurlah kepada-Nya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tak perlu berkeras hati. Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari. Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang. (http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080427003758AADudqc)

4. ……………Jika engkau bisa memahami dan mengamalkan makna “basmallah” yang lafaznya tertulis di atas, insya Allah kamu mulai akan bisa merasakan “sesuatu yang lain” dalam dirimu, yang kamu boleh menyebutnya sebagai “kesyukuran” yang mengarah kepada rasa bahagia.

Manakala dengan sikap itu engkau bisa lanjutkan untuk memahami betapa rasa kasih dan sayangnya Allah kepada mu dan kemudian engkau ikuti dengan perasaan menerima dan senang apa pun yang diputuskan Allah ke atas hidupmu, insya Allah, engkau sudah mulai memasukan arena kebahagiaan dalam kehidupanmu. ( http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20080201034505AAo5tbR )

Hwaw…ternyata banyak yak arti/makna bahagia…kayaknya kalo aq kutip semua pasti akan berlembar-lembar nih…ato bahkan bisa menjadi sebuah ebook…hehehe…

Ya karena aq ingin bahagia jadi aq harus mengalahkan musuh yang ada dalam hatiqu. Nafsu…

Sepertinya ini aja yah…moga bisa menambah kebahagian di hatimu, hatiku dan hatinya…

Selamat menikmati kebahagiaan, sekarang, nanti dan selamanya…..

(Tanpa hati yang kaya, kekayaan hanyalah seorang pengemis buruk rupa)

( Ralp Waldo Emerson )




No Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment