Posted in: puisi
UNTUKMU
Kuhujam gelap malam dengan tatap liarku
Mencari jejak kesunyian yang menyeruak diantara ribuan detik
Telah ku jelajah setiap sudutnya dengan rasa getir
Mengembara anganku dalam bayang masa depan
Malam-malam telah di banjiri dengan air mata
Telah kusaksikan banyak pengelana menyerah
Kalah
Mundur
Diam
Putus asa
Posted in: Diary
Ia, Dia,Kamu, Kau atau Engkau yang harus aku pilih ?
Kayaknya bingung ya ketika kita dihadapkan pada banyak pilihan yang semua-muanya menarik. Menarik perhatian dan menarik hati. Mo pilih dia tapi kamu juga menarik, mo pilih kamu tapi engkau lebih menarik, mo pilih engkau tapi ia juga menarik….huehehe….
Hm…jadi bagaimana doooong…yah dari pada bingung pilih yang mana, yaaa akhirnya aku pilih semua deh …semuanya aku dapat Ia, dia, kamu, kau, juga engkau.
Salahkah aku ?
(Untuk yang kedua kali aku menulis kata-kata ini :
Ini adalah sebuah catatan yang sudah membuka mata batinku siapa sebenarnya dirimu
dan ini harus ku ungkap sebagai rasa penyesalanku atas kehadiranmu beberapa waktu lalu )
aku ingin menikmati apa yang ada dalam dadaku
dimulai ketika aku berusaha mengetuk pintu hatimu untuk yang ke2 kali..kau diam saja. dan aku mulai berpikir bahwa kau akan berpindah ke lain hati
tapi itu tak kupedulikan. bukankah baru 30 hari lalu kau mengatakan padaku bahwa kau cinta aku…
aaah…manalah mungkin hatimu akan berubah sedemikian cepat….
lalu aku mulai membolak-balikan masa membacanya sediki-sedikit saja…
beberapa kata sempat membuatku tersenyum dan berteriak…
orang yang berlalu lalang menengok padaku dan bergumam “dasar gila !”
yeaaah it’s me….siapa yang peduli… » Read The Rest

